Thursday, August 9, 2012

JLS, 'kutukan' proyek di setiap pembangunannya?

Suara Merdeka, 10 Agustus 2010 memuat berita dengan judul 'Perbaikan JLS Meleset'. Sekedar informasi bahwa pertama, JLS belum pernah diresmikan namun tahun 2012 sudah akan dibangun lagi (baca: diperbaiki). Kedua, pembangunan JLS tahun ini dalam rangka persiapan menghadapi libur lebaran tahun ini. Ketiga, perbaikan tahun ini diketahui berdasarkan pemberitaan media ternyata meleset. JLS seolah melahirkan kutukan terhadap usaha pembangunannya.

Kutukan JLS berkaitan dengan beberapa pihak yang terseret kasus korupsi pembangunannya.       Rusaknya jalan di JLS yang Cebongan, Argomulyo  terjadi karena ketidakberesan pembangunannya pada tahap pertama. Ketidakberesan tersebut kemudian terungkap karena praktek korup dari pembangunannya. Kerusakan itulah yang saat ini diusahakan untuk diperbaiki agar bisa digunakan dengan nyaman pengendara kendaraan bermotor. Sebagaimana kita ketahui bahwa kerusakan JLS tersebut sangat parah, yaitu munculnya 'kolam-kolam' kecil yang berdekatan satu dengan yang lainnya.

Kerusakan parah yang ingin diperbaiki dengan niat memberikan kenyamanan mudikers yang melintas melalui JLS ternyata mengalami keterlambatan. Apakah keterlambatan ini menjadi manifestasi kutukan ketika pembangunan dilakukan dengan sarat korupsi? Menduga bahwa perbaikan ini korupsi memang hanya sebatas dugaan. Minimal bahwa dengan melesetnya waktu penyelesaian menunjukkan kontraktor telah gagal memenuhi janjinya (wanprestasi) sebagaimana tertuang dalam kontrak pengadaan barang jasa.

Kegagalan kontraktor memenuhi janjinya dapat melahirkan dugaan, pertama, terkait dengan kemampuan kontraktor dalam memenuhi persyaratan pengadaan pada waktu lelang dimanipulatif. Kedua, penentuan pemenang lelang tidak didasarkan pada kriteria obyektif namun didasarkan pada faktor X yang sifatnya kolusi dan korupsi. Ketiga, bahwa mungkin kontraktor tersebut secara obyektif memenuhi syarat sebagai pemenang lelang yang penentuannya tidak ada unsur-unsur kolusi dan korupsi. Namun pada saat pelaksanaannya, kontraktor dibebani 'tanggung jawab' untuk melakukan setoran ke beberapa pihak tertentu.

Keempat, melesetnya waktu penyelesaian karena situasi dunia usaha dalam ketersediaan material untuk melaksanakan pembangunan. Dugaan terakhir inipun tidak dapat menjadi alasan bagi kontraktor karena dalam pengadaan kemampuan untuk memenuhi pasokan ketersedian material tentu sudah dikaji. Kecuali dalam kajiannya, ada faktor X yang bersifat kolutif dan korupsi maka menjadi hal wajar apabila kontraktor gagal memenuhi tenggang waktu yang ditentukan.

Kutukan pembangunan JLS ini dalam hal melesetnya tenggang waktu penyelesaian juga dapat dikaitkan dengan keanehan lain. Keanehan lain adalah bahwa JLS belum pernah diresmikan, sehingga pertanggungjawabannya harus dipertanyakan dari pembangunan sebelumnya. Ketika sebuah proyek belum diresmikan, kemudian proyek tersebut rusak dan dibangun lagi maka ada penumpukan biaya atas satu obyek pembangunan. Inilah yang menjadikan anggaran daerah menjadi terbuang percuma karena harus memperbaiki proyek yang dikorup oleh pihak-pihak tertentu.

12 comments:

  1. dinegara ini terlalu banyak markus2 yang tujuanya mencari keuntungan di setiap proyek, tak heran bangsa ini tidak maju2 anggaran yang seharusnya untuk pelayanan publik masuk ke kantong pribadi
    http://www.youtube.com/watch?v=bZa75N7m4oM

    ReplyDelete
  2. proyek memang sering di jadikan obyekan untuk kepentingan sendiri, keterlaluan itu

    ReplyDelete
  3. I can see that you are putting a lots of efforts into your blog. Keep posting the good work.Some really helpful information in there. Bookmarked. Nice to see your site. Thanks! Budidaya Kenari

    ReplyDelete
  4. Terima kasih telah menyajikan berita yang informatif.
    iklan baris gratis

    ReplyDelete
  5. Wisata kawah ijen merupakan salah satu wisata yang cukup terkenal di banyuwangi jawa timur. Sebenarnya selain kawah ijen, kota banyuwangi memiliki tempat wisata menarik lainnya yang harus dikunjungi oleh anda yang senang travelling seperti taman nasional baluran, pantai pulau merah, dll. Biasanya, agen tour menawarkan paket wisata kawah ijen beserta dengan paket lainnya seperti paket wisata kawah ijen dan taman nasional baluran.

    Anda ingin mengetahui tarif sewa mobil di kota malang batu? Untuk harga sewa mobil avanza, xenia, ertiga, splash dan karimun untuk full day Rp.375.000,- (sewa+sopir) non bbm, non parkir, non tol dan uang makan sopir. Kalau tarif sewa mobil innova di malang Rp.475.000 dan untuk harga sewa mobil elf short Rp.750.000 dan elf long Rp.950.000

    ReplyDelete