Showing posts with label Quick Count. Show all posts
Showing posts with label Quick Count. Show all posts

Wednesday, July 11, 2012

Mencermati ‘Hasil’ Pilkada Quick Count DKI

Sumber: jakarta.tribunnews.com
Hasil sementara quick count Lingkaran Survey Indonesia maka pasangan Jokowi-Basuki menempati urutan pertama. Meskipun belum 10o% dari total jumlah suara, eforia yang menyambut ‘kemenangan’ pasangan no 3 Jokowi-Basuki sudah membayang didepan mata. APABILA hasil quick count ini menjadi representasi dari hasil akhir Pilkada DKI, maka dapat dikemukakan beberapa hal; pertama, warga Jakarta mengoreksi kepemimpinan Fauzi Bowo. Kedua, bahwa warga Jakarta menerima pemimpin (Gubernur) yang berasal dari luar ‘DKI’. Ketiga, bahwa terjadi koreksi juga terhadap preferensi politik partai ke figur personel (calon) pemimpin.Keempat, pasangan independen tetap belum bisa diterima oleh publik. Kelima, ada harapan besar yang ditaruh di pundak Jokowi untuk merubah Jakarta. Keenam, janji kampanye tidak mempan untuk mempengaruhi publik.

‘Kemenangan’ Jokowi-Ahok menjadi manifestasi ketidakpuasan atas kepemimpinan Fauzi Bowo. Ketidakpuasan yang dipicu oleh aneka masalah (klasik) yang dihadapi oleh warga Jakarta. Menempatkan incumbent diurutan kedua menjadi bentuk sanksi politik yang selama ini tidak bekerja keras untuk menyelesaikan masalah-masalah (klasik) ibukota. Kemunculan Jokowi-Ahok yang merupakan kepala daerah dari daerah pada awalnya diragukan, sebagai walikota dari daerah ‘katrok’ yang akan kesulitan untuk bisa menyelesaikan masalah ibukota yang kompleks. Keraguan itu menjadi label yang diberikan warga Jakarta bagi setiap warga daerah yang pertama kali datang ke Ibukota. Hasil Pilkada quick count ini ternyata menunjukkan sebagian warga Jakarta menerima pemimpin tidak didasarkan pada asal kedaerahan tetapi kepercayaan track record yang terbangun sepanjang kepemimpinan di daerah.

Tulisan selengkapnya dapat dilihat disini