Monday, June 24, 2013

Korupsi di Indonesia, seolah hukum-pun tidak mampu menjerakan

Berita tentang korupsi di Indonesia secara terus-menerus menjadi headline di setiap surat kabar. Media massa dengan jargon-nya bad news is good news, menempatkan korupsi sebagai berita buruk yang sudah menjadi berita baik. Dalam hal ini terjadi absurditas konten berita, yaitu apakah korupsi tanpa sadar merasuki bangsa ini sebagai berita baik. Berita baik ini berdampingan dengan kenyataan bahwa korupsi seolah belum bisa berhenti di republic ini, meskipun sudah dilakukan penegakan hukum.

Pertanyaan yang mengemuka adalah apakah hukum tidak efektif? Apakah bekerjanya hukum belum optimal? Apakah masih dapat diandalkan hukum untuk memberantas korupsi? Apakah masih terdapat kekurangan dari hukum untuk berkemampuan memberantas korupsi? Pertanyatan-pertanyaan tersebut menjadi refleksi kritis bangsa ini dalam menyikapi maraknya korupsi yang terjadi di Indonesia. Kemarakan korupsi dirayakan oleh individu yang memiliki kesempatan mengampu kekuasaan dan atau jabatan.


Korupsi di Indonesia tidak mengenal batasan. Sektor public seperti kesehatan, pendidikan, transportasi, perkebunan, olah-raga, teknologi informasi dan masih banyak yang bisa disebutkan sudah terjangkiti korupsi. Korupsi tidak mengenal strata atau hierarkhi, pusat-lokal, atas-bawah, dilakukan bagi setiap pihak yang termotivasi untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain. Motivasi pribadi yang dipengaruhi oleh berbagai hal baik yang bersifat personal maupun kolektif telah mampu memicu usaha untuk korupsi. Pemicu ini ‘dibuahi’ oleh mentalias instan dalam memperoleh kekayaan. 


*Tulisan ini merupakan materi kuliah tentang korupsi dalam perspektif hukum yang disampaikan pada kuliah di Magister Akuntansi UKSW tanggal 22 Juni 2013.

15 comments:

  1. Hukum indonesia hanya kuat kepada yang lemah
    tapi lemah kepada yang kuat...

    salam www.jasacucisofa.com

    ReplyDelete
  2. Siapa dulu presidenya? wong dari partai terkorup ya mestinya melindungi koruptor. Cipto Junaedy

    ReplyDelete
  3. hukum di Indonesia harus ditegakkan!

    ReplyDelete
  4. Bagaimana hukum mau ditegakkan karena hampir semua pejabat terkait hukum bisa disosgok dengan uang sehingga Hukum di Indonesia menjadi tumpul.. Silahkan mampir mas bila ada kesempatan .. tempat karaoke ,.. Thanks..

    ReplyDelete
  5. Bagaimana bisa hukum ditegakkan kalau ketidak adilan selalu ada di negara ini dan hukum bisa di beli dengan uang ? bahkan hukuman para pejabat yang korupsi milyaran rupiah lebih ringan daripada hukuman pencuri ayam. Tiket Trans Studio Bandung

    ReplyDelete
  6. Hukuman bagi para koruptor masih terlalu ringan sehingga tidak ada efek jera.
    iklan baris gratis

    ReplyDelete
  7. Thanks combination of suitable and useful information and well-written sentences that will certainly entice your sense.There are so multiple comments here that are really entertaining and conducive to me thanks for sharing a link especially for sharing this blog. Agen Bola Judi Bola

    ReplyDelete